Archive for the ‘Campur Sari’ Category

TRANSFORMASI PEMIKIRAN POLITIK ISLAM KLASIK

TEORI KEKHILAFAHAN DARI GHAZALI

KE IBNU TAIMIYYAH

A. Pengantar

            Al-Ghazali  dan Ibnu Taimiyyah merupakan mujaddid  besar pada  jamannya.  Sejarah  telah  mencatat  disamping   sebagai pemikir  besar keduanya, juga melaksanakan jihad  tidak  hanya fikir,  tetapi  juga  melaksanakan  jihad  fisik  dengan  ikut melawan  serangan  dari kalangan kafirin yang  pada  saat  itu mengancam keberadaan masyarakat Islam.

            Al-Ghazali  pada zamanya dikenal dengan Hujjatul  Islam, yang  memberikan  pembelaan dengan dalil  yang  kuat  terhadap serangan-serangan pemikiran untuk merendahkan Islam. Kemampuan yang  cemerlang untuk menguraikan dan menyusun dalil  (hujjah) yang sangat tajam dan jitu menjadikan Ghazali menjadi  ilmuwan yang terkemuka.[1]

            Demikian  pula  Ibnu  Taimiyyah,  meskipun  hari-harinya banyak dihabiskan di penjara seperti kata-katanya: “Kalau  aku dipenjara aku bisa menyepi bersama Alloh, kalau aku diasingkan maka aku berhasil mengadakan perjalanan, dan kalau aku dibunuh aku berhasil mencapai syahadah”.[2] Baca lebih lanjut

TEORI MEMBASMI DAN MENUMPAS UMAT ISLAM INDONESIA (Konsep, Prinsip dan Cara)

Oleh : Prof. Dr. Faridz. AR. MA.

Muqodimah
Adalah tidak ada dibenak saya niat untuk menggurui umat Islam tentang teori membangun dan menegakkan hukum Islam di negara-negara atau didunia, karena semuanya telah jelas tertulis dan gamblang dalam Al-Qur’an dan Hadist nabi. Misi Islam adalah misi nabi, telah banyak para guru besar atau tokoh Islam, ulama dan kyai di Indonesia yang mengajarkannya. Rasanya lebih bermanfaat bagi saya menerbitkan buku teori sebaliknya yaitu “ Teori, Konsep, Prinsip, dan Cara Membasmi dan Menumpas Islam dan Umat Islam Indonesia”. Yang pernah saya rancang (ketika saya sebagai musuh Islam) dan hidup bersama musuh Islam serta berniat membasmi dan menumpas penganut agama dunia termasuk Islam dan umat Islam sehingga saya bersama teman-teman saya menyusun suatu panduan kerja dalam rangka menghabisi umat Islam Indonesia. Baca lebih lanjut

DARI KEGELAPAN MENUJU CAHAYA

 Judul Asli                     :From Darkness Into Light

Pengarang                   : Salim Fredericks dan Ahmer Feroze

Buku ini dipersembahkan kepada seluruh pengemban dakwah. Yaitu orang-orang yang ingin menegakkan agama Allah sesuai dengan sunnah Rasulullah saw. Jumlah mereka, dari masa lalu hingga sekarang, sangatlah banyak.

 Insya Allah upaya dan pengorbanan mereka tidak akan pernah dianggap sia-sia oleh Allah Swt Yang Maha Mengetahui dan Maha Melihat.  Semoga Allah Swt menganugerahkan pahala dan memperteguh kedudukan anda. Memang hidup di dunia ini sangatlah pendek.

 Kami berdoa semoga apa pun yang telah anda berikan kepada Allah Swt akan mendapatkan balasan yang setimpal, insya Allah. Dan Allah adalah pemilik kekuatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. Baca lebih lanjut

AQIDAH ISLAM

KATA PENGANTAR

             Akidah Islam adalah akidah yang agung dan mulia, yang dibangun berlandaskan bukti-bukti yang teramat gamblang serta pasti kebenarannya. Kepastiannya mengharuskan umat ini mengambil hujah dalam perkara akidah hanya bersumber pada sumber yang pasti (yaitu al-Quran dan hadits mutâwatir). Kepastiannya dari segi makna mengharuskan pula umat mendapatkan petunjuk dalam memahami makna dari sumber-sumber tersebut dan mengharuskan penunjukan daَlil yang dituju dalam teks. Apabila seorang Muslim berhadapan dengan nash yang bersifat mutasyâbihât (tidak bisa dipastikan arti sebenarnya) maka ia harus tunduk dengan teks yang ada tanpa memperdebatkannya lagi. Itulah sikap dan pandangan generasi pertama kaum Muslim. Baca lebih lanjut

TEKHNIK INTELIJEN

PENGERTIAN INTELIJEN

Proses intelijen telah dikenal sebagai tugas para spionase. Para ahli bahasa mengatakan bahwa kata tajassus (memata-matai) yang berasal dari kata ‘jassa’ yang berarti ‘menyentuh dengan tangan’. Yajussuhu jassan yang berarti menyentuh dengan suatu sentuhan. Jassasy-Syakshu bi ainaihi berarti seseorang yang menyelidiki dengan panca inderanya agar suatu masalah menjadi jelas. Ini adalah kata kiasan, karena kata jassa-yang berarti menyentuh dengan tangan-mengandung pengertian meminta sambil menyentuh, karena biasanya orang yang meminta sesuatu pasti menyentuhnya. Baca lebih lanjut

STRATEGI KAUM PAGAN MENUJU THE NEW WORLD ORDER

Mungkin Anda akan terperanjat jika mengetahui fakta jika pemeluk agama terbanyak di dunia di abad millennium ini adalah kaum pagan, sebuah agama kuno yang diperangi para Nabi dan Rasul Utusan Allah SWT.Salah satu indikasi hal tersebut adalah dipergunakannya simbolsimbol paganisme, dalam arsitektur rumah ibadah, lafadz doa, hymne atau kidung, ritual, dan sebagainya. Simbol salib misalnya, ini berasal dari simbol persilangan cahaya dewa matahari yang banyak dijadikan tuhan oleh suku-suku kuno dari Mesir (Ancien Egypt) dan Roma hingga Amerika Latin (Suku Maya dan Aztec), dari Jepun (Amaterasu) hingga India (Btara Indra).

Pastor Herbert W. Amstrong, pemimpin Worldwide Church of God yang berpusat di AS yang juga sebagai Editor in Chief majalah Kristen Plain Truth yang bertiras delapan juta eksemplar tiap bulan, dengan jujur mengemukakan bahwa tanda salib memang berasal dari symbol paganisme. Bukan itu saja, Natal yang diperingati oleh Gereja Barat setiap tanggal 25 Desember pun oleh Amstrong dianggap sebagai kelanjutan dari ritual penyembahan kelahiran anak Dewa Matahari (Sun of the God). Sebab itu, Sunday dijadikan hari libur kaum Kristiani. ‘Sun’ berarti ‘Matahari’ dan ‘Day’ berarti ‘Hari’. Ritual pemujaan kaum pagan terhadap Dewa Matahari memang banyak dilakukan di hari Minggu (Sunday). Baca lebih lanjut

PROGRAM MISSIONARIS DALAM SERBUAN PEMIKIRAN

Oleh: Kodiran Salim

Peneliti Independen Lintas Kitab suci

  1. Menjadikan anak-anak Islam sebagai sasaran. Pangkal semangat Islam bermula dari masa kanak-kanak. Mereka perlu mendapat perhatian serius sebelum mereka mencapai perkembangan mental semakin semupurna. Paling mudah menghilangkan semangat Islam melalui pendidikan anak-anak. Karena itu perlu banyak didirikan sekolah Kristen diliungkungan yang mayoritas Islam.
  2. Menghilangkan semangat beragama Islam. Menyatakan bahwa agama Islam adalah agama yang terbelakang, acra hidupnya kotor, miskin dan bodoh. Baca lebih lanjut